“aku ga bisa terima semua ini.”jawabnya.
jawaban yang meremukan hatiku.
“dari awal kamu dah bilang mau jujur semuanya padaku,kenapa di saat kita mau melangkah lebih serius baru kamu beri tahu padaku?”sergahnya lebih lanjut.
aku hanya diam membisu.
melihat dia pergi ninggalin aku.
aku berusaha menjelaskan semuanya tapi dia ga menggrubis semua omonganku.
ku ceritakan semua masalah ini pada temanku.
dia juga kaget atas perlakuan tunanganku.
“what, gila tuh orang kaya ngerasa bener sendiri aja,ga ngaca sendirinya juga bejat” ucapnya.
“maksud kamu.”tanyaku.
“jadi kamu ga tau kalau dia juga sering ML ma cewek-cewek dia sebelum ma kamu.”terangnya.
“what???”kini aku yang kaget.
“udahlah kalau dia memang ga mau terima,lagian sekarang kamu dah tau siapa dia,ambil hikmahnya dari semua ini yang penting kamu dah mau jujur ma dia.”terangnya lagi.
“iya juga sih”.aku diam merenung. aku ga nyangka dia semunafik itu,ga pernah ngargain kejujuranku sementara dianya juga dah ga perjaka.
akhirnya semua berakhir dengan keputusanku walau sudah sejauh ini kita berhubungan orang tuaku pun bertanya-tanya,tapi aku jawab dengan alasan tidak ada kecocokan lagi. hingga aku bertemu dengan seseorang yang sangat aku sayangi sekarang.
orang yang mau menerima aku dengan segala kekuranganku,mau membimbingku menjadi imamku. ga tau kenapa aku bisa menceritakan semua tentangku padanya. padahal kita baru kenal beberapa minggu aja. hingga datanglah hari itu,hari bersejarah dalam hidupku. disaat kejujuran menjadi tombak kkebahagiaan.
“aku ga perawan lagi.”ucapku padanya.
1 detik,2 detik,3 detik 4 detik berlalu.
jantungku berdetak kencang saat ku lihat dia hanya terdiam dan memandangku.
ku tunggu sampai dia berucap merespon apa yang aku ucapkan.
“I Love You.”ucapnya sambil membelai pipiku.
aku tersengguk mendengar ucapannya
“jangan menangis ayang aku ga mau ngeliat orang yang aku sayang menangis.”
“tapi kamu taukan apa artinya kalau aku ga suci lagi apa kamu masih mau menerima semua ini?”lirih ku ucapkan.
“aku bangga padamu,mau jujur padaku tentang hal yang sangat privasi berarti kamu mau serius dengan semua ini.”
“lagian semua itu dah menjadi masalalu kamukan kita jalani sekarang dan aku mencintai kamu yang sekarang bukan kamu yang dulu”
“dan sekarang aku melihat kamu cewek yang baik yang mendahulukan kejujuran sebelum melangkah lebih jauh,belum tentu ada yang seberani kamu mengungkapkan aib kamu sendiri.”
diapun memelukku.
“makasih ayang.”
resaah gelisah saat kita di hadapkan pada kenyataan bahwa masa lalu sering menjadi pertanyaan dalam suatu hubungan. jujur ataukah diam? pilihan yang sulit. saat kau yakin seseorang itu adalah pelabuhan terakhirmu,dapatkah kita mengambil keputusan untuk mengurai semua tanya tentang diri kita,masalalu kita. dan dapatkah dia bisa menerima kenyataan bahwa diri kita tak seperti yang selama ini dia bayangkan dan tak seperti yang dia harapkan. berakhir ataukah lanjut suatu hubungan tergantung bagaimana seseorang itu menilai suatu masalalu.
engkau terlahir sebagai sosok perempuan namun berjiwalah seperti singa.
(mohon maaf, kisah ini merupakan kisah nyata, namun jalan ceritanya sengaja saya bikin kayak narasi dekripsi fiksi, agar bisa dipahami maksud yg hendak disampaikan. TAPI AKU GAK PERAWAN LAGI diposting oleh cewek tersebut pada situs jejaring sosialnya yang kemudian mengundang ratusan komentar dlm jangka waktu 60 menit sebelum akhirnya yang bersangkutan menutup akunnya. Kisah ini diceritakan oleh temannya sendiri, yang kemudian oleh seseorang di transfer ke saya, saya hanya mengedit bagian-bagian lainnya, bukan keseluruhan.. cerita ini ditulis oleh siswi kelas III SMA, siapa dan dimana orangnya, itu off the record. Yang penting, makna dan hikmah yang terkandung dalam cerita ini, bisa jadi pelajaran bagi kita semua....
regards,
0 komentar:
Posting Komentar